Sangatta News – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) resmi memulai rangkaian uji kesehatan (Medical Check-Up/MCU) bagi ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2026. Pemeriksaan medis ini menjadi syarat mutlak dalam alur pengangkatan status kepegawaian dari CPNS menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh.

Seluruh rangkaian pemeriksaan dipusatkan di Gedung MCU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga dan dijadwalkan berlangsung selama sembilan hari, terhitung mulai Senin (20/7/2026) hingga Selasa (28/7/2026).

Wakil Direktur RSUD Kudungga, Jumraedah, menegaskan bahwa pihak manajemen telah melakukan persiapan matang dan berkoordinasi intensif dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim untuk menjamin kelancaran alur pelayanan.

“Kami sudah siap dari awal. Setelah menerima surat resmi dari BKPSDM, RSUD Kudungga langsung konsolidasi internal melibatkan seluruh unit teknis terkait agar pelaksanaan MCU kedinasan ini berjalan tertib dan cepat,” ujar Jumraedah saat memantau pelaksanaan hari pertama, Senin (20/7/2026).

Guna menjaga kenyamanan dan kualitas pelayanan, RSUD Kudungga menetapkan kuota maksimal 30 peserta CPNS per hari. Pembatasan ini disesuaikan dengan rasio kemampuan tenaga medis di lapangan serta memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat umum dan korporasi swasta tetap berjalan seimbang.

“Gedung MCU kami juga melayani masyarakat umum dan pemeriksaan rutin korporasi. Maka kuota 30 orang per hari ini dihitung presisi agar antrean teratur dan semua terlayani dengan optimal,” jelasnya.

Dalam agenda MCU CPNS ini, peserta menjalani dua tahapan ujian utama, yaitu Pemeriksaan MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) untuk evaluasi psikologis dan kesehatan jiwa/rohani serta Pemeriksaan Fisik dan Bebas Narkoba.

Seluruh hasil pemeriksaan ditargetkan rampung dan dapat diambil pada H+2 setelah uji medis dilakukan. Menariknya, dokumen Surat Keterangan Sehat yang diterbitkan RSUD Kudungga kini telah terintegrasi dengan sertifikasi elektronik dari Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN demi menjamin keaslian dan keamanan data peserta.

Jumraedah menambahkan, pilar MCU di RSUD Kudungga kini menjadi salah satu layanan unggulan yang tidak hanya berfokus pada penanganan pasien sakit, tetapi juga pencegahan (preventif) dan kebugaran masyarakat.

Keandalan fasilitas MCU RSUD Kudungga pun telah diakui oleh sektor industri makro di Kutai Timur. Pihak rumah sakit mencatatkan kemitraan berkala dengan sejumlah korporasi besar, seperti PT MMA, PT MKN, subkontraktor PT KPC, hingga melayani pemeriksaan medis onsite di PT Kobexindo.