Sangatta News — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai ajang silaturahmi Forum Camat se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang berlangsung di Kafe Jati, kawasan Pantai Teluk Lingga, Sangatta Utara, Selasa (1/9/2026). Acara ini digelaras khusus sebagai bentuk penghormatan atas purna tugas tiga camat yang telah menuntaskan pengabdiannya bagi warga Kutim.

Hadir langsung memimpin momen perpisahan tersebut, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Trisno, Kabag Kesra Kutim Norhadi, serta 18 camat aktif dari seluruh wilayah Kutim.

Tiga sosok pamungkas yang resmi memasuki masa purna tugas tersebut adalah mantan Camat Sangatta Selatan Abbas, mantan Camat Kaliorang H. Rusmono, dan mantan Camat Muara Bengkal Mansyur Edy.

Bupati Ardiansyah menegaskan bahwa pengabdian seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai abdi masyarakat tidak pernah benar-benar terhenti meski masa dinas formal telah usai.

“Pengabdian dan rekam jejak yang Bapak-Bapak tinggalkan akan menjadi warisan kebaikan yang terus memberikan manfaat luas. Saya yakin Saudara sekalian sudah memberikan yang terbaik, sehingga karya dan jasa itu akan dikenang sepanjang masa,” ujar Ardiansyah penuh rasa hormat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ardiansyah juga memanfaatkan momen silaturahmi untuk melecut semangat 18 camat aktif yang hadir. Ia mengingatkan bahwa menjadi pimpinan wilayah adalah kesempatan emas untuk menanam kebaikan sebanyak-banyaknya bagi masyarakat.

Sosok Camat Purna Tugas Wilayah Pengabdian Terakhir
Abbas Mantan Camat Sangatta Selatan
H. Rusmono Mantan Camat Kaliorang
Mansyur Edy Mantan Camat Muara Bengkal

Bupati menekankan bahwa meski hasil pembangunan kadang tidak langsung dirasakan seketika, kontribusi nyata seorang pimpinan wilayah pasti meninggalkan jejak sosial yang positif.

“Seluruh aparatur pada dasarnya punya tugas sama: memberikan pelayanan terbaik. Jasa Bapak dan Ibu akan terus dikenang masyarakat, bahkan ketika kita suatu saat nanti sudah tidak ada. Alhamdulillah, karya yang dihasilkan selama ini sudah dirasakan manfaatnya oleh warga Kutim,” tambahnya.

Pertemuan lintas generasi pimpinan wilayah ini tak hanya menjadi panggung purna tugas, tetapi juga mempererat soliditas dan tradisi penghormatan senioritas di lingkungan jajaran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.